loading...

Monday, July 17, 2017

Surat Perjanjian Kerja

loading...


Di suatu perusahaan karyawan memiliki hak dan kewajiban masing-masing dalam pekerjaannya, hal itu adalah aturan perusahaan yang telah disepakati antara pihak 1 (majikan) dan pihak 2 (karyawan) sebelum karyawan bekerja diperusahaan tersebut. Artinya karyawan telah melakukan perjanjian kerja dengan pimpinan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Untuk melakukan perjanjian kerja tentu dibutuhkan surat perjanjian kerja, namun apakah itu surat perjanjian kerja?

Pengertian Surat Perjanjian

Surat perjanjian kerja adalah surat yang berisikan perjanjian antara pihak majikan atau perusahaan dengan pihak karyawan atau buruh. Di mana karyawan atau buruh berkewajiban melakukan suatu pekerjaan dengan mendapatkan gaji (upah) dan majikan (pengusaha) mempekerjakan karyawan (buruh) itu dengan membayar upah atau gaji.

Hak dan kewajiban masing-masing pihak dirumuskan dalam pasal-pasal seperti lama kerja, penempatan kerja, gaji, jam kerja, kerja lembur, cuti, jaminan sosial, dan lain-lain.

Isi dan Susunan Perjanjian Kerja

Adapun isi dan susunan perjanjian sebagai berikut:
  • Lamanya kerja
  • Penempatan kerja
  • Besarnya gaji
  • Jam kerja/jam kerja efektif
  • Kerja Lembur
  • Cuti
  • Jaminan Sosial
  • Pengobatan/kesehatan
  • Tata tertib lainnya, dan
  • Resiko, hak dan kewajiban lainnya oleh kedua belah pihak.

Menyusun Perjanjian Kerja

Dalam menyusun surat perjanjian kerja, maka majikan atau perusahaan harus:
  1. Mengadakan penelitian dengan seksama terhadap surat-surat lamaran kerja yang diterima perusahaan
  2. Mengadakan penelitian dengan seksama identitas dan latar belakang calon karyawan
  3. Berdialog dan mengadakan wawancara dengan calon karyawan
  4. Mengajukan syarat-syarat yang ditetapkan perusahaan. Mengadakan kesepakatan syarat-syarat perjanjian kerja yang menguntungkan kedua belah pihak
  5. Dalam mengemukakan hak dan kewajiban kedua belah pihak boleh saling memaksakan kehendak masing-masing. Kedua belah pihak mengajukan saksi-saksi yang netral tidak memihak kepada salah satu pihak.
Demikian penjelasan mengenai surat perjanjian kerja. Jika ada pertanyaan seputar artikel ini dapat Anda sampaikan melalui kolom komentar atau melalui Contact. Untuk format surat, Anda dapat mengunduhnya di bawah ini:

+ Surat Perjanjian Kerja #1 -> Unduh Format
+ Surat Perjanjian Kerja #2 -> Unduh Format

Luangkan waktu Anda untuk Share artikel ini jika menyukainya dengan menekan tombol di bawah ini. Terima kasih, Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon